15 ASN Pemkot Bandung Masih dalam Pemantauan Setelah Terkonfirmasi Covid-19

 

sumber: google

Hanya tinggal tersisa 15 orang Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bandung yang diketahui masih berada dalam pengawasan setelesah sebelumnya diketahui terinfeksi Covid-19. Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Kepala Dinkes Kota Bandung Rita Verita.

Dari jumlah ASN yang masih dalam pengawasan tersebut 9 diantaranya diketahui berdomisili Kota Bandung dan 6 lainnya diketahui berdomisili luar Kota Bandung. Semenetara untuk ASN lainnya sebanyak 95,4% sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Untuk ASN yang masih menderita Covid-19 kini tengah melakukan isolasi mandiri.

Banyaknya ASN yang terkena Covid-19 ini diketahui penyebabnya bermula dari klaster perkantoran yang sebenarnya harus diwaspadai, tutur Rita. Jika ditotalkan, dari target 3.100 ASN, sudah dites 3.237 orang dengan PCR.

Dari jumlah tersebut, 326 orang positif Covid-19. Sebanyak 229 orang domisili Kota Bandung dan 97 orang domisili luar Kota BandungHingga saat ini pengetesan kepada ASN sudah selesai, dengan sampel kurang lebih 50 orang tiap organisasi perangkat daerah (OPD).

Secara keseluruhan, dari target 3.100 ASN, sudah dites 3.237 orang dengan PCR. Dari jumlah tersebut, 326 orang positif Covid-19. Sebanyak 229 orang domisili Kota Bandung dan 97 orang domisili luar Kota Bandung

Selain klaster perkantoran, klaster keluarga juga muncul di Bandung. Rita mengungkapkan awal penemuan kasus keluarga berdasarkan hasil tracing. Juga ada warga yang melakukan pengetesan secara mandiri.

Dalam satu keluarga, terdapat dua hingga tiga yang terpapar. “Awalnya hasil tracing, ada yang meriksa sendiri. Ternyata di keluarga itu banyak sekali yang positif, tedapat 2 sampai 3 anggota keluarga,” katanya.

Dari anggota keluarga yang terpapar, terdapat anak-anak, kebanyakan terpapar tanpa gejala. Namun ia tidak merinci berapa anak-anak yang terpapar Covid-19 di klaster tersebut.

“Ada anak-anak yang terpapar, dalam kondisi baik saat, tanpa gejala,” katanya.

Pihaknya terus meningkatkan tracing dan pengawasan yang dilakukan oleh pihak Puskesmas. Ia juga meminta masyarakat untuk lebih memperketat penerapan protokol kesehatan untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Wali Kota Bandung Oded M Danial setelah mengikuti rapat terbatas (Ratas) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota Bandung, Kamis (24/9/2020), mengungkap jumlah klaster keluarga.

"Dinas Kesehatan sudah mendeteksi ada 299 orang dari 109 kepala keluarga yang dites dikonfirmasi positif Covid-19 atau sekitar 25,9%," ujar Oded M Danial.

Menyikapi temuan ini, Oded M Danial mengatakan pihaknya akan meningkatkan pengawasan kewilayahan.



Sumber: Ayobandung.com

Comments

Popular posts from this blog

Pecahkan Rekor Baru Salah Buat Terkejut Jurgen Klopp

Polisi Sudah Periksa 2 Saksi Perampokan SPBU di Kiaracondong Bandung

Kematian Karena Covid-19 di Amerika Serikat Hampir Mencapai 190 Ribu Kasus