Hidup Sampai 30 Menit, Sperma Bisa Bikin Hamil?

sumber: google
Setiap pria yang melakukan ejakulasi, disaat itu pria akan mengeluarkan rata-rata 39 juta sel sperma. Mengapa demikian? Hal tersebut karena beberapa sel sperma akan membuahi sel telur dan sebagiannya lagi pasti akan mati di permukaan.
Jika ditanya seberapa cepat sperma akan mati itu tergantung pada lingkungan yang berbeda, hal ini dilansir dari Insider.
"Meskipun ini tergantung pada status kesehatan dan usia orang tersebut, sebagian besar sperma akan mati dalam waktu 15 hingga 30 menit pada kulit atau permukaan," kata Kimberly Langdon MD, seorang OB/GYN di Medzino.
Terlepas dari kondisi permukaannya, sperma dianggap mati dan tidak dapat menyebabkan kehamilan setelah air mani mengering.
"Selain kesehatan dan usia, suhu dan kelembaban juga menentukan umur sperma yang diejakulasi," kata Michael A. Witt, MD, seorang ahli urologi dan spesialis kesuburan pria di Reproductive Biology Associates.
Misalnya, sperma di atas sprei yang kering dan dingin bisa mati lebih cepat daripada sperma di permukaan yang lebih hangat seperti kulit manusia.
"Meskipun sperma dapat bertahan hidup di kulit atau di luar tubuh untuk waktu tertentu, kemungkinan sperma membuahi sel telur dan menyebabkan kehamilan sangat rendah," kata Langdon.
"Seseorang harus menyentuh sperma dan kemudian memasukan ke vaginanya sebelum mengering atau sperma harus menetes ke dalam vagina untuk memungkinkan kehamilan," imbuhnya.
Sumber: Ayobandung.com
Comments
Post a Comment