Saat Datang Bulan Sering Rasakan Nyeri? Ternyata Ini Penyebabnya

sumber: google

Sebagian besar wanita pasti pernah rasakan nyeri perut saat menstruasi, tetapi sebagian wanita juga ada yang tidak merasakan apapun saat datang bulan menghampiri. Namun di artikel ini akan membahas tentang penyebab-penyebab nyeri haid yang dirasakan kaum hawa.

Pada saat datang bulang bertamu pasti timbul rasa ketidaknyamanan saat menstruasi, hal tersebut biasanya disebut dengan nama Dysmenorrhea atau dismenore. Dilansir dari artikel Ayobandung.com nyeri perut saat haid itu bisa disebabkan oleh kontraksi rahim, yakni ketika otot-otot di rahim mengencang dan mengendur dengan itu membuat dara keluar dari rahim.

Lapisan rahim melepaskan zat kimia khusus yang disebut prostaglandin. Zat-zat ini dapat meningkatkan kekuatan kontraksi, terutama jika kadarnya meningkat. Tingkat prostaglandin yang tinggi juga dapat menyebabkan mual dan pusing. Sedangkan menurut Womens Health Magazine, berikut empat alasan menstruasi bisa sangat menyakitkan daripada perempuan lainnya.

1. Tidak Berolahraga atau Terlalu Banyak Olahraga

Ada batasan yang jelas dalam olahraga dan menstruasi. "Wanita yang tidak berolahraga sama sekali mungkin mengalami periode menstruasi yang lebih buruk daripada wanita yang berolahraga," kata Dweck.

Umumnya, olahraga kardio dapat meningkatkan aliran darah sehingga dapat meringankan rasa sakit akibat kram perut. Hanya saja, jangan berlebihan.

"Olahraga berlebihan dapat menyebabkan Anda tidak mengalami menstruasi atau cepatnya periode menstruasi, sebab efeknya pada hipotalamus, yang dapat menekan menstruasi," sambungnya.

2. Kondisi Lain yang Serius

"Menstruasi dapat dipengaruhi oleh berbaga faktor patologis," tambahnya. Misalnya, fibroid (pertumbuhan abnormal di dalam atau di luar rahim) dan polip (pertumbuhan jinak di lapisan rahim). Keduanya dapat membuat menstruas lebih berat dan menyakitkan dari biasanya.

3. Pola Makan

"Jika perempuan mengalami menstruasi saat pola makan mereka sangat buruk, itu dapat mengubah aliran menstruasi," kata Alyssa Dweck, MD, asisten profesor klinis kebidanan, ginekologi, dan ilmu reproduksi di Mount Sinai School of Medicine.

Ada penelitian menunjukkan bahwa nutrisi yang baik, seperti omega 3 dan kalsium, dapat mengurangi nyeri haid.

4. Usia

Seiring bertambahnya usia, menstruasi biasanya menjadi lebih teratur dan lebih pendek, tambahnya. Itu sampai usia 40-an atau 50-an. Beberapa wanita mengalami menstruasi yang tidak nyaman dan tidak teratur saat mereka memasuki perimenopause, tahap sebelum menopause. Kondisi tersebut menyebabkan rasa sakit semakin parah.



Sumber: Ayobandung.com

Comments

Popular posts from this blog

Pecahkan Rekor Baru Salah Buat Terkejut Jurgen Klopp

Polisi Sudah Periksa 2 Saksi Perampokan SPBU di Kiaracondong Bandung

Kematian Karena Covid-19 di Amerika Serikat Hampir Mencapai 190 Ribu Kasus